Penguatan Kapasitas Sosial dan Pendampingan Kewirausahaan Anggota Koperasi Merah Putih Kota Palangka Raya melalui Pelatihan Pengolahan Abon Ikan Gabus
DOI:
https://doi.org/10.47134/comdev.v6i2.1769Keywords:
Koperasi Merah Putih, Pemberdayaan Masyarakat, Pelatihan Abot Ikan Gabus, Capacity Building, SDGAbstract
Koperasi Merah Putih merupakan program strategis nasional yang diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan sosial dan ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan. Permasalahan utama mitra adalah rendahnya kapasitas organisasi dan kepemimpinan sosial pengurus, terbatasnya keterampilan pengolahan produk ikan, serta belum adanya produk unggulan bernilai tambah yang dapat dikembangkan sebagai usaha koperasi. Kegiatan pengabdian ini merespons masalah tersebut melalui pelatihan terpadu pengolahan abon ikan gabus yang dikombinasikan dengan penguatan kapasitas sosial, pelatihan desain logo dan kemasan, pemasaran digital berbasis media sosial, serta sosialisasi sertifikasi halal. Intervensi dilaksanakan bersama 40 peserta yang terdiri atas 15 anggota koperasi, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa. Output utama kegiatan meliputi terbentuknya kelompok belajar usaha abon, produk abon ikan gabus siap jual sebanyak [N_kemasan] kemasan (@ [berat_gram] gram), serta peningkatan rata-rata skor pemahaman teknis dari [skor_pre] menjadi [skor_post]. Secara substantif, kegiatan ini berdampak pada penguatan kapasitas sosial anggota koperasi, meningkatnya kepercayaan diri untuk memulai usaha rumah tangga, serta posisi koperasi sebagai pusat pembelajaran kewirausahaan lokal. Program ini sekaligus mendukung pencapaian SDG 2 (Zero Hunger) melalui pemanfaatan sumber daya pangan lokal, dan SDG 5 (Gender Equality) melalui keterlibatan aktif perempuan dalam rantai produksi dan pengelolaan usaha koperasi.
Downloads
References
Anjeli, A. M. R., et al. (2024). Processing snakehead fish as a high-protein modern food product. Journal of Community Service and Engagement. DOI: https://doi.org/10.22219/jcse.v5i1.30159
Anwar, M., et al. (2023). Identifikasi peluang usaha pemanfaatan limbah tanaman jagung. Jurnal Agri Rinjani, 1(1).
Badan Standarisasi Nasional. (1995). SNI 01-3707-1995 Abon. Jakarta: BSN.
Faizah, E. N. (2025). Transformasi ekonomi desa melalui Koperasi Merah Putih. Jurnal Manajerial, 7(1).
Fitrianti, D. R., Afifah, C. A. N., Sutiadiningsih, A., & Miranti, M. G. (2021). Potensi dan prospek usaha abon ikan gabus (Channa striata). Jurnal Tata Boga, 10(1), 67–75.
Government Efforts to Increase Community Empowerment of MSMEs in the SDGs Era. (2020). Jurnal Administrare, 7(2), 314–325.
Handy, M. R. N., et al. (2024). Digital marketing training to increase the marketing of MSME products in Kelurahan Banua Anyar. Community Empowerment, 9(2). DOI: https://doi.org/10.31603/ce.9341
Harsono, P., et al. (2024). Analysis of strategies for developing cooperatives, community empowerment and MSMEs in Banjarnegara District. International Journal of Engagement and Empowerment, 4(2), 248–259. DOI: https://doi.org/10.53067/ije2.v4i2.168
Hidayati, S., & Prasetyo, D. (2022). Pengaruh program pelatihan keterampilan dan pembinaan koperasi terhadap kinerja pelaku usaha. Jurnal Pendidikan Kewirausahaan dan UMKM (PKWU), 3(2).
Laksono, P., et al. (2025). Digital marketing training for MSMEs in Mojosarirejo Village. Sahwahita: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1). DOI: https://doi.org/10.69965/sahwahita.v2i2.104
Marlinton, S., et al. (2024). Evaluating the impact of indigenous foods on stunting: The role of snakehead fish floss and fish flour. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 5(2), 45–53.
Musfiqoh, S. (2024). The case of the Setia Kawan Dairy Cooperative in rural community empowerment. International Journal of Economics and Religion (IJER).
Puspitasari, N., et al. (2022). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan kewirausahaan di Desa Teta. Abdi Mandalika, 6(1).
Putri, A., & Hidayat, T. (2024). Pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pembentukan koperasi. Altruis: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(1).
Rahmawan, A., et al. (2025). Improving micro, small, and medium enterprise marketing through active learning-based digital marketing training. Empowerment, 6(1).
Ramadhani, D. S., et al. (2017). Pelatihan kewirausahaan bagi pelaku usaha kecil. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani, 1(1), 58–68. DOI: https://doi.org/10.21009/JPMM.001.1.05
Ramadhani, L., et al. (2021). Asset-based community empowerment through cooperative development. Publicuho, 4(2).
Ramadhani, N. A. (2025). Pemberdayaan UMKM melalui pelatihan digital marketing. Journal of Community Development and Assistance (JOCA), 5(1).
Riani, M. U. (2023). Analisis kelayakan usaha pembuatan abon ikan patin dan gabus. Fish Scientiae, 13(1). DOI: https://doi.org/10.20527/fishscientiae.v13i1.209
Sitepu, S. N. B., et al. (2022). Proses pelatihan kewirausahaan untuk peningkatan unit bisnis koperasi. Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2).
Tahir, R. (2024). Strategi pengembangan usaha mikro kecil menengah olahan ikan di pesisir. Jurnal Ekonomi dan Tata Niaga (ECOTAL), 4(1).
Ulfah, R. M. (2023). Marketing of striped catfish and snakehead fish floss. Russian Journal of Agricultural and Socio-Economic Sciences.
Warsidah, W., et al. (2024). Peningkatan keterampilan dan perekonomian masyarakat melalui pelatihan pengolahan abon ikan gabus dan nila. Journal of Community Development (Comdev). DOI: https://doi.org/10.47134/comdev.v4i3.179
Widianingsih, Y. P. N., et al. (2025). Pelatihan digital marketing bagi UMKM di Danukusuman, Surakarta. Svargapena, 4(1).
Yulius, K. G. (2023). Production of fish-based floss as food product innovation. Jurnal Produk Inovatif. DOI: https://doi.org/10.53691/jpi.v19i1.306
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yorgen Kaharap, Andrie Elia, Joni Rusmanto, Dhanu Pitoyo, Sontoe, Anisa Pebrianti, Syaeful Anam, Osi Karina Saragih, Elia Damayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




