Rancang Bangun Creative Belt Desa Sidan Berbasis Web dengan Konsep Community Based Tourism
DOI:
https://doi.org/10.47134/comdev.v6i1.1704Keywords:
Creative Belt, Desa Sidan, Digitalisasi Pariwisata, Community Based Tourism, Pemberdayaan MasyarakatAbstract
Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan untuk mendukung pengembangan Desa Sidan, Kecamatan Gianyar, Bali, sebagai desa wisata berbasis komunitas melalui pemanfaatan teknologi digital. Desa Sidan memiliki potensi wisata alam, budaya, seni, kerajinan, serta UMKM yang beragam, namun pengelolaannya masih terkendala rendahnya adaptasi teknologi, minimnya partisipasi masyarakat, dan lemahnya integrasi antar-stakeholder. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kapasitas masyarakat Desa Sidan dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung pengelolaan pariwisata berbasis komunitas, memperluas promosi potensi lokal, serta membangun ekosistem kolaboratif antara pemerintah desa, Pokdarwis, dan UMKM agar tercipta keberlanjutan ekonomi kreatif. Oleh karena itu, dirancang sebuah platform Creative Belt Desa Sidan berbasis web sebagai media promosi terpadu sekaligus sarana pemberdayaan masyarakat dalam mengelola potensi lokal. Metode yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan partisipatif berbasis Community Based Tourism (CBT), di mana masyarakat terlibat aktif dalam setiap tahapan kegiatan. Proses pelaksanaan terdiri dari audiensi awal, analisis kebutuhan, perancangan dan pengembangan platform, sosialisasi serta pelatihan perangkat desa dan Pokdarwis, implementasi teknologi, hingga evaluasi berkelanjutan. Platform yang dikembangkan menyajikan fitur peta interaktif, filterisasi kategori wisata, pop-up informasi detail, rekomendasi paket wisata, serta katalog produk UMKM. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa platform berbasis web ini berhasil meningkatkan akses informasi wisata, memperluas promosi produk lokal, serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan desa wisata. Dampak awal yang dirasakan adalah tumbuhnya literasi digital, meningkatnya kolaborasi antar-stakeholder, serta terbukanya peluang pengembangan ekonomi kreatif. Ke depan, keberlanjutan program ini memerlukan penguatan kapasitas pengelola, pengembangan fitur tambahan, serta strategi promosi yang lebih intensif. Dengan demikian, Creative Belt Desa Sidan dapat menjadi model inspiratif desa wisata digital berbasis komunitas yang berdaya saing dan berkelanjutan.
Downloads
References
Arfianto, A. & Balahmar, A. (2016) ‘Pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan ekonomi desa’, Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik, 2(1), pp. 53–62. Available at: https://doi.org/10.21070/jkmp.v2i1.106.
Aziza, A.N., Jamil, M. & Aris, V. (2025) ‘Rancang Bangun Sistem Informasi Pariwisata dan UMKM Lokal Kabupaten Wajo Berbasis Website’, RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business, 4(2), pp. 1117–1124.
Bintang, M. & Wildan, M. (2024) ‘The Role of Cepagan Village Weaving in the Development of the Creative Economy in Warungasem District’, Prosiding Seminar Nasional Manajemen dan Ekonomi, pp. 24–33.
Brennan-Horley, C. & Gibson, C. (2009) ‘Where is creativity in the city? Integrating qualitative and GIS methods’, Environment and Planning A, 41(11), pp. 2595–2614.
George, B. P., & Henthorne, T. L. (2021). “Community-Based Tourism and Digital Tools: A Pathway to Sustainability.” Tourism Review International, 25(1), 89–105.
Gretzel, U., Sigala, M., Xiang, Z., & Koo, C. (2020). “Smart Tourism: Foundations and Developments.” Electronic Markets, 30, 1–10. https://doi.org/10.1007/s12525-020-00419-y
Handayani, T., Lestari, F., & Surya, A. (2023). “Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Pemasaran Desa Wisata.” Jurnal Teknologi dan Pariwisata, 6(4), 223–234.
Hariyanto, R., & Laksmi, P. (2023). “Smart Tourism Village: Implementasi Teknologi pada Pengelolaan Desa Wisata.” Jurnal Pariwisata Berkelanjutan, 8(3), 99–110.
Hidayat, R. et al. (2024) ‘Transformasi Digital: Mengoptimalkan Website Desa Made Jombang sebagai Media Informasi dan Layanan Publik’, Jumat Informatika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(3), pp. 142–148.
Mahardika, A., Sudiana, I., & Pertiwi, A. (2022). “Pengembangan Desa Wisata Berkelanjutan Berbasis Masyarakat.” Journal of Tourism Research, 10(2), 120–135.
Ngazizah, I. (2023) Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Pengembangan Desa Wisata Dengan Konsep CBT (Community Based Tourism) Untuk Meningkatkan Pendapatan. repository.uinsaizu.ac.id.
Nugroho, D. (2017) ‘Desa wisata sebagai community based tourism’, Upajiwa Dewantara, 1(1), pp. 68–82. Available at: https://doi.org/10.26460/mmud.v1i1.190.
Permana, B. (2023). “Penerapan Konsep CBT untuk Keberlanjutan Pariwisata di Desa Wisata.” Jurnal Kepariwisataan Indonesia, 12(1), 70–82.
Pratama, R., & Santoso, H. (2022). “Community-Based Tourism di Era Digital: Tantangan dan Peluang.” Tourism Development Journal, 7(1), 55–68.
Pusposari, L., Umamah, U. and Dwi, C. (2019) ‘Pemberdayaan masyarakat berorientasi kemandirian (Studi pada masyarakat pesisir Kecamatan Camplong Kabupaten Sampang)’, J-PIPS (Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial), 2(1), pp. 42–51. Available at: https://doi.org/10.26740/jpips.v2n1.p42-51.
Rahman, N.K., Utami, S.B. and Pancasilawan, R. (2021) ‘Kolaborasi Pengembangan Destinasi Pariwisata Kreatif Di Kota Bandung Studi Pada Bandung Creative Belt Sektor Cigadung’, JANE-Jurnal Administrasi Negara, 13(1), pp. 74–88.
Rahmawati, I., Setiono, R., & Dewi, K. (2022). “Digital Marketing untuk UMKM Desa Wisata.” Jurnal Ekonomi Kreatif dan Digital, 4(3), 150–160.
Rawanggalih, R., Nurhuda, A. and Satria, B. (2024) ‘The development of a geographic information system for mapping creative economy actors in Balikpapan using the prototype method’, Tepian, 5(1), pp. 66–75. Available at: https://doi.org/10.51967/tepian.v5i1.664.
Setiawan, M., & Putra, Y. (2023). “Penguatan Ekonomi Lokal melalui Platform Digital UMKM.” Jurnal Inovasi dan Kewirausahaan, 8(2), 87–96.
Sigala, M. (2020). “Social Media and Customer Engagement in Tourism: Practices and Implications.” Journal of Service Management, 31(2), 145–163. https://doi.org/10.1108/JOSM-11-2019-0352.
Socakinasih, A., Hadisukarno, T. and Zuraida, L. (2024) ‘Menciptakan pengalaman bersama: Peran value co-creation dalam meningkatkan kepuasan pengunjung di Museum Pasifika’, Journal of Tourism and Interdiciplinary Studies, 4(2), pp. 84–93.
Sochimin, S. (2019) ‘Pemberdayaan masyarakat berbasis pariwisata’, El-Jizya: Jurnal Ekonomi Islam, 7(2), pp. 255–278. Available at: https://doi.org/10.24090/ej.v7i2.2019.
Sukmawati, R., & Andriani, D. (2021). “Strategi Digitalisasi Pariwisata Berbasis Komunitas.” Jurnal Ilmiah Pariwisata dan Kebudayaan, 3(1), 33–45.
Syafiqah, K.K., Nurdin, D.A. and Putri, F.M. (2022) ‘Implementasi Konsep Community Based Tourism (CBT) Dalam Mendukung Pengelolaan Pariwisata Berkelanjutan pada Destinasi Wisata Sanghyang Kenit di Kabupaten Bandung Barat’, Jurnal Pecinta Alam dan Lingkungan, 1(2).
Wibowo, A., Sari, D., & Nugraha, P. (2023). “Digitalisasi Desa Wisata: Strategi Pengembangan Berbasis Teknologi.” Jurnal Pariwisata Nusantara, 5(2), 101–112.
Downloads
Published
How to Cite
License
Copyright (c) 2025 widya yuniari

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




