Penguatan Label dan Jaminan Halal pada Produk Pempek di Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat Pondok Pesantren Al-Amalul Khair
DOI:
https://doi.org/10.47134/comdev.v6i2.1773Keywords:
Label Halal, Jaminan Produk Halal, Pempek, Pengabdian Kepada MasyarakatAbstract
Mayoritas penduduk di Indonesia beragama Islam. Agama Islam menjadi salah satu sumber hukum yang berlaku, salah satunya mengatur cara mengonsumsi makanan halal. Makanan halal saat ini diatur oleh Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal. Peraturan ini mengatur segala bentuk pembuatan produk makanan halal yang dapat dikonsumsi oleh umat Islam. Wilayah Indonesia sebagian besar berupa perairan dengan sumber makanan perikanan yang melimpah dan halal. Salah satu pangan yang berasal dari ikan adalah pempek. Pempek dibuat dari daging ikan giling yang dicampur dengan tepung tapioka dan rempah-rempah serta dipadukan dengan saus cuka pedas. Namun, meskipun bahan-bahan pembuat pempek pada umumnya halal, ada kemungkinan pempek yang dihasilkan tidak halal akibat adanya penambahan beberapa bahan non-halal maupun proses pengolahan menggunakan peralatan yang tercampur dengan proses pengolahan non halal. Penguatan label dan jaminan halal pada produk pempek di Pondok Pesantren Al-Amalul Khair dilakukan untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang cara memproduksi pempek yang halal dan dapat dipercaya oleh konsumen. Pengabdian kepada masyarakat di Pondok Pesantren Al-Amalul Khair, bekerja sama dengan Mahasiswa Politeknik Merlimau Malaka, dilakukan dengan survey pre-test dan post-test serta memberikan lokakarya pembuatan pempek halal dan seminar tentang proses pembuatan pempek hingga mendapatkan sertifikasi halal yang diakui oleh Republik Indonesia. Seminar dan workshop yang dilakukan memberikan peningkatan pengetahuan dan pemahaman tentang pempek halal berdasarkan hasil post-test yaitu pengetahuan tentang informasi makanan halal meningkat 86,2%, pemahaman tentang kewajiban label halal meningkat 89,7%, pengetahuan tentang pempek halal meningkat 84,2%, pengetahuan tentang alasan kehalalan pempek meningkat 82,8%, dan kesadaran tentang pengolahan pempek meningkat 86,2%.
Downloads
References
Abderahman R, Karim R, & D., K. (2021). Halal food supply chains: A literature review of sustainable measures and future research directions. Foods and Raw Materials, 9(1), 106–116.
Adhikari, J. (2022). Development of a label-free electrochemiluminescence biosensor for the sensitive detection of porcine gelatin using carbon nanostructured materials. Sensors and Diagnostics, 1(5), 968–976, ISSN 2635-0998, https://doi.org/10.1039/d2sd00067a
Alam, A. (2024). Systematic Literature Review on Halal Label Studies of Halal Tourism. TEM Journal, 13(1), 635–645, ISSN 2217-8309, https://doi.org/10.18421/TEM131-66
Audifa, W. R., & Syahida, N. (2024). Hukum Kandungan Babi dalam Sediaan Farmasi Menurut Pandangan Islam. Tadabbur Jurnal Integrasi Keilmuan, 3(1), 61–76.
Firdaus, F.S. (2023). Predicting purchase behaviour of Indonesian and French Muslim consumers: insights from a multi-group analysis. Journal of Islamic Marketing, 14(5), 1229–1259, ISSN 1759-0833, https://doi.org/10.1108/JIMA-05-2021-0169
Indonesia, K. H. (2014). Indonesia KSNR. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 33 Tahun 2014 Tentang Jaminan Produk Halal. Jakarta: Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia; 2014.
Irfany, M.I. (2024). Factors influencing Muslim Generation Z consumers’ purchase intention of environmentally friendly halal cosmetic products. Journal of Islamic Marketing, 15(1), 221–243, ISSN 1759-0833, https://doi.org/10.1108/JIMA-07-2022-0202
Jamaludin, M. A., Mahyedin, M., Salleh, M., & Ramli, M. A. (2015). Penggunaan alkohol dalam penghasilan produk minuman dan makanan menurut prespektif fiqh. Malaysia: Prosiding Seminar Fiqh Semasa (SeFis).
Jufri, N.W.S. (2023). Label-free detection of porcine gelatin: A reliable immunosensor based on multi-walled carbon nanotubes and gold nano-urchins. Food Chemistry Advances, 3, ISSN 2772-753X, https://doi.org/10.1016/j.focha.2023.100411
K., M. Y., Muhammad Amin, A. R., & Muthiadain, C. (2024). Implementasi Sistem Jaminan Produk Halal Pada Usaha Mikro Kecil dan Mengengah (UMKM) Roti Q-Ta. Indonesian Journal of Halal, 7(2), 123–130.
Lee, T.R. (2023). Consumer decisions toward halal purchase before and during COVID-19 pandemic: a grey relational analysis approach. British Food Journal, 125(9), 3351–3367, ISSN 0007-070X, https://doi.org/10.1108/BFJ-10-2022-0926
Mortas, M. (2022). Adulteration detection technologies used for halal/kosher food products: an overview. Discover Food, 2(1), ISSN 2731-4286, https://doi.org/10.1007/s44187-022-00015-7
Nugraha, W.S. (2022). The effect of a Halal label and label size on purchasing intent for non-Muslim consumers. Journal of Retailing and Consumer Services, 65, ISSN 0969-6989, https://doi.org/10.1016/j.jretconser.2021.102873
Nuryakin (2024). Purchase intention behavior of halal cosmetics. Comparing study between Indonesia and Malaysia millennial generation. Journal of Islamic Accounting and Business Research, 15(8), 1266–1292, ISSN 1759-0817, https://doi.org/10.1108/JIABR-06-2021-0177
Putri, N. T., Meuthia, Saputra, I. R., & S, R. R. (2024). Internal Initiative vs External Pressure: Evidence from Halal Standard Adoption in Indonesian Food Small and Medium Industries (SMIs). Indonesian Journal of Halal Research, 7(1), 30–46.
Rachmiatie, A. (2022). Classification of halal hotels based on industrial perceived value: a study of Indonesia and Thailand. International Journal of Tourism Cities, 8(1), 244–259, ISSN 2056-5607, https://doi.org/10.1108/IJTC-04-2021-0063
Rizkitysha, T.L. (2022). Do knowledge, perceived usefulness of halal label and religiosity affect attitude and intention to buy halal-labeled detergent? Journal of Islamic Marketing, 13(3), 649–670, ISSN 1759-0833, https://doi.org/10.1108/JIMA-03-2020-0070
Siswara, H.N. (2022). Study of Meat Species Adulteration in Indonesian Commercial Beef Meatballs Related to Halal Law Implementation. Frontiers in Sustainable Food Systems, 6, ISSN 2571-581X, https://doi.org/10.3389/fsufs.2022.882031
Surya, R., Destifen, W., Nugroho, D., & Stephanie. (2023). Pempek: Traditional fishcake dish from South Sumatra, Indonesia. Canrea Journal: Food Technology, Nutritions, and Culinary, 6(1), 57–76.
Tan A, Gligor D, & A., N. (2020). Applying blockchain for halal food traceability. International Journal of Logistics Research and Applications, 25, 1–18.
Tao, M. (2022). Do Religiosity and Ethnocentrism Influence Indian Consumers’ Unwillingness to Buy Halal-Made Products? The Role of Animosity Toward Halal Products. Frontiers in Psychology, 13, ISSN 1664-1078, https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.840515
Usman, I. (2024). Advances and challenges in conventional and modern techniques for halal food authentication: A review. Food Science and Nutrition, 12(3), 1430–1443, ISSN 2048-7177, https://doi.org/10.1002/fsn3.3870
Zailani S, Iranmanesh M, Jafarzadeh S, & B., F. (2019). The influence of halal orientation strategy on financial performance of halal food firms. Journal of Islamic Marketing, 11(1), 31–49.
Zainuddin, N., Saifudin, A., Deraman, N., & Mahidin, N. (2019). Effect of halal certification and labelling process on halal supply chain performance. International Journal of Supply Chain Management, 8(4), 1075–1081.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Abi Burhan, Ira Gusti Riani, Nancy Eka Putri Manurung, Yuliansyah, Nur Hamizah Binti Maidin, Maryansa Rabhani, Dinda Sofie Yasmine Aurora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




