Pemberdayaan Petani Dalam Memanfaatkan Limbah Organik Menjadi Pupuk Kompos
DOI:
https://doi.org/10.47134/comdev.v6i1.1742Keywords:
Sampah Organik, Pupuk Kompos, Petani, Pertanian Ramah Lingkungan, Komposter SederhanaAbstract
Sampah rumah tangga merupakan salah satu persoalan lingkungan serius di Indonesia yang belum tertangani secara optimal. Permasalahan ini diperburuk oleh kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memilih dan mengelola sampah, khususnya sampah organik yang sebenarnya dapat dimanfaatkan menjadi pupuk kompos. Di Desa Wangunjaya, Kabupaten Cianjur, kondisi ini menjadi tantangan tersendiri mengingat mayoritas penduduk bermata pencaharian sebagai petani, namun penggunaan pupuk organik masih sangat minim dan petani masih ketergantungan terhadap pupuk kimia secara berlebih. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan petani dalam mengelola sampah rumah tangga atau sampah organik menjadi pupuk kompos melalu program pemberdayaan berbasis sosialisasi dan demonstrasi pembuatan alat komposter sederhana. Kegiatan ini berlangsung selama 3 minggu dan melibatkan 30 petani. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik wawancara dan observasi. Proses pembuatan komposter dilakukan menggunakan bahan-bahan sederhana seperti ember bekas, ban dalam bekas, dan goni kasar, serta bahan-bahan organik. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman petani terhadap pentingnya pengelolaan sampah organik dan manfaat penggunaan pupuk kompos. Selain dapat mengurangi volume sampah, program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil panen, meningkatkan nilai jual petani, kualitas tanah, dan mengurangi biaya pertanian. Dengan demikian, program ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan pelestarian lingkungan di Desa Wangunjaya
Downloads
References
Baraba R, Susilowati N, Sugiatmojo P. Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga Sebagai Potensi Usaha Masyarakat Desa Banyuasin Kembaran, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo. J Pengabdi Kpd Masy Nusant. 2024;5(1):1182–9.
Bünemann, E.K. (2024). Do contaminants compromise the use of recycled nutrients in organic agriculture? A review and synthesis of current knowledge on contaminant concentrations, fate in the environment and risk assessment. Science of the Total Environment, 912, ISSN 0048-9697, https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2023.168901
Chatzistathis, T. (2021). Organic fertilization and tree orchards. Agriculture Switzerland, 11(8), ISSN 2077-0472, https://doi.org/10.3390/agriculture11080692
Fang, X. (2023). Closing the food waste loop: Analysis of the agronomic performance and potential of food waste disposal products. Journal of Cleaner Production, 382, ISSN 0959-6526, https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2022.135174
Kovačić, Đ. (2022). Digestate Management and Processing Practices: A Review. Applied Sciences Switzerland, 12(18), ISSN 2076-3417, https://doi.org/10.3390/app12189216
Manna, M.C. (2021). Organic farming: A prospect for food, environment and livelihood security in Indian agriculture. Advances in Agronomy, 170, 101-153, ISSN 0065-2113, https://doi.org/10.1016/bs.agron.2021.06.003
Moinard, V. (2021). Current and potential recycling of exogenous organic matter as fertilizers and amendments in a French peri-urban territory. Resources Conservation and Recycling, 169, ISSN 0921-3449, https://doi.org/10.1016/j.resconrec.2021.105523
Naufa NA, Pangestuti RS, Rusham R. Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos Di Desa Sumbersari. An-Nizam. 2023;2(1):175–82.
Praeg, N. (2024). Primary study on frass fertilizers from mass-reared insects: Species variation, heat treatment effects, and implications for soil application at laboratory scale. Journal of Environmental Management, 356, ISSN 0301-4797, https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2024.120622
Rombel, A. (2022). Sustainable biochar-based soil fertilizers and amendments as a new trend in biochar research. Science of the Total Environment, 816, ISSN 0048-9697, https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2021.151588
Rusdiana RY, Fariroh I. Pemanfaatan Sampah Rumah Tangga sebagai Pupuk Kompos di Desa Sebanen, Kalisat, Jember. J Pengabdi Magister Pendidik IPA [Internet]. 2023;6(2):252–6. Available from: https://doi.org/10.29303/jpmpi.v6i2.3567
Schothorst, B. van (2021). Sources of light density microplastic related to two agricultural practices: The use of compost and plastic mulch. Environments Mdpi, 8(4), ISSN 2076-3298, https://doi.org/10.3390/ENVIRONMENTS8040036
Singh, S. (2022). Vermicomposting of organic wastes by earthworms: Making wealth from waste by converting ‘garbage into gold’ for farmers. Advanced Organic Waste Management Sustainable Practices and Approaches, 93-120, https://doi.org/10.1016/B978-0-323-85792-5.00004-6
Siregar AH, Ginting S, Mardhiyya A. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga menjadi Pupuk Organik menggunakan Komposter. Proc Natl Colloqium Res Community Serv. 2018;249–51.
Susilawati S. Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Menjadi Pupuk Organik Menggunakan Komposter Di Lingkungan Desa Montong Baan Selatan, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. J War Desa. 2019;1(2):101–7.
Tang, Q. (2022). How does partial substitution of chemical fertiliser with organic forms increase sustainability of agricultural production?. Science of the Total Environment, 803, ISSN 0048-9697, https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2021.149933
Tiefenbacher, A. (2021). Optimizing carbon sequestration in croplands: A synthesis. Agronomy, 11(5), ISSN 2073-4395, https://doi.org/10.3390/agronomy11050882
Wang, Y. (2022). Phosphorus characteristics of Canada-wide animal manures and implications for sustainable manure management with a cleaner environment. Science of the Total Environment, 845, ISSN 0048-9697, https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2022.157200
Wester-Larsen, L. (2022). Potential ammonia volatilization from 39 different novel biobased fertilizers on the European market – A laboratory study using 5 European soils. Journal of Environmental Management, 323, ISSN 0301-4797, https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2022.116249
Yoshikawa, N. (2021). Life cycle environmental and economic impact of a food waste recycling-farming system: a case study of organic vegetable farming in Japan. International Journal of Life Cycle Assessment, 26(5), 963-976, ISSN 0948-3349, https://doi.org/10.1007/s11367-021-01879-0
Ni Komang Ayu Artiningsih1, Sudharto Prawata Hadi2 S. Pengolahan Sampah Organik. 2008;192.





