Peningkatan Kapasitas Petani Muda Melalui Pembuatan Pupuk Organik Di Teaching Factory Rumah Organik Politeknik Negeri Jember
DOI:
https://doi.org/10.47134/comdev.v6i1.1700Keywords:
Pupuk Organik, Metode Takakura, Limbah Organik, Kompos, Pertanian Berkelanjutan, Kelangkaan PupukAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani muda di Desa Seputih, Kecamatan Mayang, Kabupaten Jember dalam pembuatan pupuk organik menggunakan metode Takakura. Desa Seputih memiliki potensi limbah organik rumah tangga, pertanian, dan peternakan yang melimpah namun belum dimanfaatkan secara optimal. Sementara itu, kelangkaan pupuk kimia, khususnya pupuk bersubsidi, menjadi kendala utama yang memengaruhi keberhasilan budidaya tanaman di desa tersebut. Metode pengomposan Takakura, dipilih sebagai solusi inovatif untuk mengolah limbah organik menjadi pupuk kompos berkualitas dengan proses yang cepat dan tanpa bau tidak sedap. Pelaksanaan kegiatan pengabdian ini melibatkan 20 petani muda sebagai peserta utama dan seluruh karyawan Teaching Factory Rumah Organik Politeknik Negeri Jember sebagai tempat terselenggaranya pengabdian masyarakatini. Metode Pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif Model Participatory Rural Appraisal (PRA). Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan pembuatan pupuk kompos secara langsung di Teaching Factory Rumah Organik Politeknik Negeri Jember, serta praktek mandiri di mitra kegiatan yaitu Desa Seputih Kecamatan Mayang Kabupaten Jember. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan keterampilan mitra dalam penguasaan teknik pembuatan pupuk organik serta kesadaran akan pentingnya pemanfaatan limbah organik. Program ini diharapkan dapat membantu mengatasi kelangkaan pupuk kimia, mengurangi ketergantungan pada pupuk bersubsidi, dan mendorong pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan. Keberlanjutan kegiatan diyakinkan melalui komunikasi dan koordinasi berkelanjutan antara tim pelaksana dan mitra, guna memastikan teknologi ini dapat diterapkan secara efektif dan memberikan manfaat jangka panjang bagi pertanian di Desa Seputih.
Downloads
References
Aisyah, M. D. N. et al. (2025) ‘Pengelolaan Tanaman Padi Berwawasan Lingkungan Melalui Pemanfaatan Agensia
Hayati Trichoderma sp. di Desa Sukodgiri Kabupaten Jember’, BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada
Masyarakat, 6(2), pp. 988–994.
Argarini, D. F. et al. (2023) ‘Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Dari Daun Kering’, Prosiding Seminar Nasional
Pengabdian Masyarakat, 1(01), pp. 14–21. doi: 10.33503/prosiding_pengabmas.v1i01.3567.
Destiasari, A., Sumiyati, S. and Istirokhatun, T. (2024) ‘Review Metode Kompos Aerob: Windrow, Takakura dan
Composter Bag’, Jurnal Ilmu Lingkungan. School of Postgraduate Studies, Diponegoro Univer, 22(2), pp.
355–364.
Erdiansyah, I., Pratiwi, B. Y., Utami, C. D., Eliyatiningsih, E., Pertami, R. R. D., & Hanifiyah, F. (2025).
Pendampingan Manajemen Pascapanen Guna Meningkatkan Pendapatan Kelompok Wanita Tani Padi Di
Desa Suren Jember. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Bakti Kita, 6(1), 167-175.
Fauziyah, N. A. et al. (2022) ‘Variation of Bio-Activators (EM-4 and Leri Water) in Processing Household Organic
Waste into Organic Compost Ready to Use in Gebang Putih Surabaya’, Nusantara Science and Technology
Proceedings, pp. 58–62.
Friege, H. and Eger, Y. (2022) ‘Best practice for bio-waste collection as a prerequisite for high-quality compost’,
Waste Management & Research. SAGE Publications Sage UK: London, England, 40(1), pp. 104–110.
Fuadi, A. N. et al. (2022) ‘Sosialisasi Pembibitan Bakteri EM4 (Effective Microorganism) untuk Pembuatan Pupuk
Organik Secara Mandiri Sebagai Upaya Inovasi Pertanian di Era New Normal’, Jurnal Pengabdian Pada
Masyarakat Indonesia, 1(2), pp. 20–23.
Hibino, K., Takakura, K., Nugroho, SB, Nakano, R., Ismaria, R., Haryati, T., & Akagi, J. (2022) ‘Performance of
Takakura composting method in the decentralised composting center and its comparative study on environmental and economic impacts in Bandung city, Indonesia’.
Hutagalung, D. S., Naria, E. and Tumanggor, W. R. E. (2023) ‘Analisis efektifitas pengelolaan sampah organik kering dengan metode komposting pada taman kota’, Tropical Public Health Journal, 3(1), pp. 33–41.
Jumiarni, D., Putri, R. Z. E. and Anggraini, N. (2020) ‘Penerapan teknologi kompos Takakura bagi masyarakat Desa
Tanjung Terdana Kecamatan Pondok Kubang Bengkulu Tengah sebagai upaya pemberdayaan masyarakat
sadar lingkungan’, Dharma Raflesia: Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan IPTEKS, 18(1), pp. 63–
70.
Laana, A., Hendrik, A. C. and Nitsae, M. (2020) ‘Pengaruh pupuk kompos daun sufmuti (Chromolaena odorata L)
terhadap pertumbuhan dan produksi kacang tanah (Arachis hypogaea L)’, Jurnal Pendidikan Biologi
Undiksha, 7(3), pp. 115–125.
Larasati, A. A. and Puspikawati, S. I. (2019) ‘Pengolahan sampah sayuran menjadi kompos dengan metode takakura’, Jurnal Ikesma, 15(2), pp. 60–68.
Mayasari, D. A. (2021) ‘Atasi limbah organik melalui pelatihan pembuatan pupuk kompos metode keranjang
Takakura kepada kelompok Dawis Cempaka Semarang’, Abdimasku: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1),
pp. 49–54.
Nasir, R. M., Tamrin, M. and Yakub, R. (2025) ‘Manajemen Rantai Pasok Pupuk Subsidi Solusi Untuk Mengatasi
Tantangan Kelangkaan Di Sektor Pertanian Padi Di Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidenreng
Rappang’, Jurnal Paradigma Ekonomika, 20(2), pp. 82–89.
Nur, I. et al. (2022) ‘Pemberdayaan masyarakat di Desa Mondoe Kabupaten Konawe Selatan Sulawesi Tenggara dengan mengintroduksi teknologi produksi pupuk Bio Slurry untuk aplikasi di tambak tradisional’, KACANEGARA Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 5(2), pp. 151–156.
Nurkhasanah, E. et al. (2021) ‘Pembuatan pupuk kompos dari daun kering’, Jurnal Bina Desa, 3(2), pp. 109–117.
Purnamasari, I. et al. (2022) ‘Processing Pengolahan Limbah Kotoran Sapi Menjadi Pupuk Organik untuk Perbaikan
Kualitas Lingkungan Desa Seputih Kecamatan Mayang Kabupaten Jember’, Jurnal Pengabdian Magister
Pendidikan IPA, 5(1), pp. 161–168.
Rohyani, I. S. et al. (2023) ‘Sosialisasi Pengolahan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos Takakura di Lingkungan Kebun Jeruk, Ampenan, Mataram’, Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA, 6(2), pp. 336–340.
Sasongko, H. et al. (2020) ‘Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos menggunakan Metode Takakura di Desa Somongari Kabupaten Purworejo’, in Prosiding Seminar Nasional Unimus.
Suharwati, S. I. and Ghafur, F. (2025) ‘Processing Leaf Waste Into Compost Using Rice Water And Em4 Fermentation Activators’, Entita: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial, pp. 63–74.
Trisnawati, M. P. (2018) ‘Pelatihan Pembuatan Kompos dari Limbah Organik Rumah Tangga dengan Metode
Takakura’. Universitas Peradaban.
Wahyunik, S. (2024). Warga desa Seputih Jember memanfaatkan potensi limbah kotoran ternak menjadi pupuk organik. Tribunnews Surabaya .
Wijayanti, N. D., Herniwanti, H. and Sandi, Y. P. (2024) ‘Pelatihan Pembuatan Pupuk Cair Organik dan Kompos dari Limbah Sampah Rumah Tangga’, Jurnal PkM (Pengabdian kepada Masyarakat), 7(1), pp. 92–102.
Wikurendra, E. A. et al. (2022) ‘Evaluation of the commercial bio-activator and a traditional bio-activator on compost using Takakura Method’, Journal of Ecological Engineering. Polskie Towarzystwo Inżynierii Ekologicznej, 23(6), pp. 278–285.
Zuhrufah, Z., Izzati, M. and Haryanti, S. (2015) ‘Pengaruh pemupukan organik takakura dengan penambahan EM4
terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman kacang hijau (Phaseolus radiatus L.)’, Jurnal Akademika
Biologi. Departemen Biologi, Fakultas Sains dan Matematika Undip, 4(1), pp. 13–35.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Iqbal Erdiansyah, Nantil Bambang Eko Sulistyono , Mahindra Dewi Nur Aisyah, Irene Ratri Andia Sasmita, Suparto, Melly Qodariyah , Nanda Ayu Pinastika, Muhammad Syafikil Khoir, Muhammad Syadzwan Tamimi, Krisna Anggara, Jovita Thalia, Rajid Khadafi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




