Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Tata Kelola Lahan Gambut Berkelanjutan Untuk Mitigasi Perubahan Iklim di Kelurahan Kalawa Kabupaten Pulang Pisau
DOI:
https://doi.org/10.47134/comdev.v6i2.1863Keywords:
Pemberdayaan Masyarakat, Lahan Gambut, Tata Kelola Berkelanjutan, RewettingAbstract
Lahan gambut memiliki peran vital dalam mitigasi perubahan iklim sebagai penyimpan karbon, namun degradasi ekosistem gambut akibat eksploitasi berlebihan telah menyebabkan peningkatan emisi gas rumah kaca. Kelurahan Kalawan, Kabupaten Pulang Pisau menghadapi permasalahan rendahnya pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan lahan gambut berkelanjutan, keterbatasan akses teknologi, dan lemahnya kapasitas kelembagaan lokal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kapasitas masyarakat dalam tata kelola lahan gambut berkelanjutan untuk mitigasi perubahan iklim. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, Focus Group Discussion (FGD), dan pelatihan teknik rewetting dengan melibatkan 30 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test, observasi partisipatif, serta kuesioner kepuasan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat sebesar 39% dengan rata-rata skor akhir mencapai 83%, melampaui target minimal 70%. Melalui FGD berhasil diidentifikasi tujuh permasalahan utama dan dirumuskan lima solusi yang disepakati bersama, termasuk pembentukan Kelompok Tani Peduli Gambut dan pengembangan alternatif mata pencaharian berkelanjutan. Sebanyak 95% peserta menyatakan komitmen untuk menerapkan praktik tata kelola lahan gambut berkelanjutan. Kegiatan ini berkontribusi nyata dalam penguatan kapasitas dan peran aktif masyarakat untuk pengelolaan lahan gambut yang berkelanjutan sebagai upaya mitigasi perubahan iklim.
Downloads
References
Aisy, N.R. (2025) ‘Peran Ruang Terbuka Hijau dalam Mitigasi Perubahan Iklim di Kota Jambi’, 2(3), pp. 933–942.
Badan Restorasi Gambut. (2018). Profil Desa Peduli Gambut Kelurahan Kalawa, Kecamatan Kahayan Hilir, Kabupaten Pulang Pisau, Provinsi Kalimantan Tengah.
Dita & Zulkarnaina (2024) ‘Keberlanjutan multidimensi pengelolaan arboretum gambut’, 15(3), pp. 402–407.
Hartanto et al (2024) ‘PENINGKATAN PERAN MASYARAKAT UNTUK PENGELOLAAN ( Increasing Community Role in Peat Ecosystem Management in Liang Buaya Village , Kutai Kartanegara Regency ) Pembangunan Jangka Menengah Nasional ( RPJMN ) 2020-2024 . Tiga prioritas dalam Gambut ( DMPG ) ya’, 2(1), pp. 1–12.
Hermawan et al (2025) ‘Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Implementasi Kebijakan Publik di Sektor Pertanian: Suatu Tinjauan Literatur’, 10(2), pp. 187–199.
Hidayat (2021) ‘REKONTRUKSI REGULASI PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM PADA SEKTOR PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA GUNA MEMBERI NILAI TAMBAH UNTUK PERTUMBUHAN EKONOMI NASIONAL DAN REGIONAL BERBASIS NILAI KEADILAN’.
Noer, M., Suliansyah, I., & Devianto, D. (2024). Pengelolaan perkebunan berkelanjutan berbasis kearifan lokal di lahan basah. Jurnal, 13(3), 311–322
Nuriyatma, E., Budhiartie, A. and Amir, L. (2025) ‘Peran Hukum dalam Pengelolaan dan Perlindungan Lahan Gambut The Role of Law in the Management and Protection of Peatlands’, 8(2), pp. 4–5.
Rahman, A., & Yuliani, F. (2018). Mitigasi bencana kebakaran lahan gambut dan pemberdayaan masyarakat melalui metode restorasi. Sosio Informa, 4(2). https://doi.org/10.33007/inf.v4i2.1460
Rahmawati & Elias (2025) ‘STUDI LITERATUR METODE REHABILITASI LAHAN HUTAN DI INDONESIA Literature study of land forest rehabilitation methods in Indonesia’, 2(1), pp. 174–191.
Rahma, et al. (2025). Pengelolaan tanah gambut dalam menghadapi tantangan lingkungan dan sosial. Jurnal, 1(2), 798–805
Ramadhan (2025) ‘STRATEGI ADVOKASI GREENPEACE INDONESIA DALAM MENGHADAPI DEFORESTASI YANG DISEBABKAN OLEH FOOD ESTATE DI KALIMANTAN TENGAH TAHUN 2020-2024’.
Ridwan et al (2025) ‘Pemberdayaan Pokdarwis Kampung Gambut Melalui Program CSR PT Pertamina IT Pontianak, Kelurahan Siantan Hilir’, 2(10), pp. 2417–2439.
Robertua, V., Oktavian, R., & Sigalingging, L. (2022). Implementasi diplomasi lingkungan Indonesia dalam penanggulangan kebakaran hutan di Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 7(8), 11154. https://doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i8.9299
Suhendi et al (2024) ‘Menggerakan Wakaf Kompos: Aksi Lokal Penguatan Peran Ekologis Masjid untuk Mitigasi Perubahan Iklim’, 4(3).
Syaifuddin, A. (2024) ‘PENELITIAN TINDAKAN PARTISIPATIF METODE PAR ( PARTISIPATORY ACTION RESEARCH ) TANTANGAN DAN PELUANG DALAM PEMBERDAYAAN’, 19(02), pp. 111–125.
Tamin, R.P., Napitupulu, R.R.P. and Rumondang, J. (2024) ‘Penguatan Model Sekat Kanal Dengan Vegetasi Endemik Di Desa Jatimulyo’, 5(1), pp. 109–114. Available at: https://doi.org/10.32502/altifani.v5i1.330.
Umami, M. et al. (2024) ‘PALUDIKULTUR UNTUK RESTORASI LAHAN GAMBUT Estimating Potential Economic Value of Paludiculture-Based Agroforestry for Peatland Restoration’, 11(2), pp. 463–485. Available at: https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2024.011.2.17.
Wahyudi, E. (2025). Pemberdayaan masyarakat melalui program pelatihan keterampilan di UPTD Kampung Anak Negeri Kota Surabaya. Jurnal, 5(3), 120–127.
Winarsih, N., et al. (2024). Dedikasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat. Dedikasi, 6(2).
Zamaya, Y. (2024) ‘Strategi Pengelolaan Lahan Gambut Provinsi Riau Berbasis Ekonomi Sirkular’, pp. 48–59.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Imanuel Jaya Jaya, Jhon Retei Alfri Sandi, Katriani Puspita Ayu, Marvy Ferdian Agusta Sahay, Meilianna Devita Christina

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




