Pemanfaatan Kecerdasan Buatan untuk Pencegahan dan Deteksi Dini Kusta Berbasis Citra Kulit
DOI:
https://doi.org/10.47134/comdev.v6i1.1714Keywords:
Kusta, Deteksi Dini, Kader Posyandu, Aplikasi, Kecerdasan BuatanAbstract
Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan akses layanan kesehatan yang lebih baik, terutama dalam pencegahan dan deteksi dini penyakit kusta (SDG 3). Kusta merupakan penyakit infeksi kronis yang disebabkan oleh Mycobacterium leprae dengan target utama saraf tepi dan kulit. Penyakit ini dapat menimbulkan kecacatan permanen apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Berdasarkan laporan WHO tahun 2023, terdapat 178.728 kasus baru kusta di seluruh dunia, dengan Indonesia menempati peringkat ketiga penyumbang terbanyak, yaitu 14.376 kasus (8%) serta 17.251 penderita yang masih menjalani pengobatan. Kondisi ini menunjukkan bahwa kusta masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang perlu mendapat perhatian serius. Dampak penyakit ini tidak hanya pada aspek kesehatan, tetapi juga menurunkan kualitas hidup penderita akibat adanya stigma sosial yang menyertainya. Oleh karena itu, deteksi dini sangat penting sebagai upaya pencegahan penularan dan kecacatan. Hasil observasi di Desa Kasiyan, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember, menunjukkan bahwa kader posyandu masih memiliki pengetahuan yang rendah dalam mengenali tanda-tanda kusta. Untuk menjawab tantangan tersebut, dikembangkan aplikasi AI-KustaCare sebagai sarana edukasi dan pendukung deteksi dini berbasis kecerdasan buatan. Pelatihan kepada 50 kader posyandu menunjukkan hasil positif, dengan sebagian besar peserta menilai aplikasi mudah dipahami (90%), menarik (92%), mudah digunakan (92%), serta cukup akurat dalam mendeteksi gejala kusta (84%). Temuan ini membuktikan bahwa inovasi berbasis teknologi dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kapasitas kader dan memperkuat program pengendalian kusta di masyarakat.
Downloads
References
Ahsan Taqwim, A. and Pujiyanto (2021) “Akses Pelayanan Pasien Kusta: Literatur Review, Journal Of Health Science (Jurnal Ilmu Kesehatan). Available at:dhttps://www.ejournalwiraraja.com/index.php/JIK2356-5284
.
Basri, H. et al. (2024) “Faktor Yang Mempengaruhi Antar Muka Pengguna Pada Aplikasi Brainly Berbasis Mobile.” Jurnal TECHSI, 15(2), pp. 15-27.
Dwi Natasya, R. (2023) “Implementasi Artificial Intelligence (Ai) Dalam Teknologi Modern,” Jurnal Komputer dan Teknologi Sains (KOMTEKS), 2(1), pp. 22–24. Available at: https://ojs.unm.ac.id/pengabdi/article/view/46
.
Farwati, M. et al. (2023) “Analisa Pengaruh Teknologi Artificial Intelligence (Ai) Dalam Kehidupan Sehari-Hari,” Jurnal Sistem Informasi & Manajemen, 11(01), pp. 39–45.
Gustam, T.Y.P. (2023) “Hubungan Antara Personal Hygiene Dengan Kejadian Kusta,” Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(2), pp. 342–347.
Hamdanuddinsyah, M.H., Hanafi, M. and Sukmasetya, P. (2023) “Perancangan UI/UX Aplikasi Buku Online Mizanstore Berbasis Mobile Menggunakan User Centered Design,” Journal of Information System Research (JOSH), 4(4), pp. 1464–1475. Available at: https://doi.org/10.47065/josh.v4i4.3850
.
Hikmah Maulida, N., Tanjung Nyaho Jl Yos Sudarso, K. and Raya, P. (2022) “Studi Literatur Penerapan Metode Prototype Dan Waterfall Dalam Pembuatan Sebuah Aplikasi Atau Website.”
Irham, F., Fauzi, A., Astuti, P. and Prima A. (2021) “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian Kecacatan Pada Pasien Kusta: Literature Review,” Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 6(4), pp. 128–140. Available at: http://journal.um-surabaya.ac.id/index.php/JKM
.
Jainudin, J. and Astuti, F. (2022) “Kesejahteraan Psikologis pada Penderita Kusta di Sumberglagah Kec. Pacet. Kab. Mojokerto,” Indonesian Psychological Research, 4(1), pp. 42–50. Available at: https://doi.org/10.29080/ipr.v4i1.649
.
Jatimi, A., Holisun, H. and Ahmadi, A. (2023) “Stigma Pada Penderita Kusta Di Komunitas : A Systematic Review,” Indonesian Journal of Professional Nursing, 4(2), p. 85. Available at: https://doi.org/10.30587/ijpn.v4i2.5903
.
Komalasari, R. (2022) Pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence) Dalam Telemedicine:Dari Perspektif Profesional Kesehatan, J. Ked. Mulawarman, 9(2), pp. 72–81.
Kurniadi, K., Aniharyati, A. and Haris, A. (2023) “Pemberdayaan Kader Tangguh Peduli Lepra Dalam Pelacakan Kusta,” Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin, 7(1), pp. 64–71. Available at: https://doi.org/10.36341/jpm.v7i1.3824
.
Kurniatillah, N., Hayat, F. and Lusinto, W.H. (2022) “Situasi Penyakit Kusta Di Kabupaten Serang Tahun 2020,” Jurnal JOUBAHS, 2(2), pp. 148–157.
Maimunah and Cabu, R. (2025) “Analisis Tingkat Pengetahuan Pasien Kusta Terhadap Upaya Pencegahan Kecacatan Penyakit Di Puskesmas Perawatan Subaima,” Jurnal Keperawatan dan Kesehatan Masyarakat, 5(1), pp. 24–34. vailable at: https://doi.org/10.55984/leleani/v5i1/234
.
Mindasari, R., Markolinda, Y. and Djafri, D. (2025) “Keterkaitan Faktor Risiko dengan Kejadian Kusta di Indonesia: A Systematic Review,” JIK JURNAL ILMU KESEHATAN, 9(1), p. 80. Available at: https://doi.org/10.33757/jik.v9i1.1255
.
Ratu Annisa Dyah Bestari et al. (2023) “Faktor Risiko Kejadian Kusta di Indonesia: Literature Review,” Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat, 13(2), pp. 57–65. Available at: https://doi.org/10.56338/promotif.v13i2.4492
.
Reca, M.M., A Littik, S.K. and Sir, A.B. (2021) “Gambaran Faktor Eksternal Sebagai Hambatan Dalam Pengambilan Obat Pada Penderita Kusta Di Wilayah Kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang,” Media Kesehatan Masyarakat, 3(3), pp. 236–245. Available at: https://doi.org/10.35508/mkm
.
Rozali, C., Zein, A. and Sita Eriana, E. (2024) “Jitu: Jurnal Informatika Utama Hal,” pp. 66–71. Available at: https://doi.org/10.55903/jitu.v2i1.177
.
Sahiddin, M., Felle, Z.R. and Rohmani. (2023) “Pelayanan Kesehatan Penyakit Tropis Terabaikan di Jayapura, Papua,” Jurnal Kesehatan, 16(2), pp. 93–102.
Sanhaji, G. and Hizbullah, A.I. (2023) “Pemanfaatan Artificial Intelligence Dalam Bidang Kesehatan,” Edusaintek: Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi, 11(1), pp. 234–242. Available at: https://doi.org/10.47668/edusaintek.v11i1.999
.
Suarnianti., Abubakar, A.F. and Fajriansih, A. (2025) “Faktor Yang Berhubungan dengan Kejadian Kusta Di Puskesmas Labuha, “Jurnal Kesehatan, 14(1), pp. 19–26.
Tuturop, K.L., Adimuntja, N.P. and Borlyin, D.E. (2022) “Faktor Risiko Kejadian Penyakit Kusta di Puskesmas Kotaraja,” Jambura Journal of Epidemiology, 1(1), pp. 1–10. Available at: https://doi.org/10.37905/jje.v1i1.14622
.
Wahyuni, M.M. and Bahari. (2024) “Eksplorasi Faktor Sosial Budaya Terhadap Prevalensi Kusta Di Papua : Studi Kualitatif.” Klabat Journal Of Nursing, 6(2), pp. 86–94. Available at: http://ejournal.unklab.ac.id/index.php/kjn
.
Wu, A.J. et al. (2024) “Analisis Sikap mengenai Artificial Intelligence (AI) dan Niat Berkelanjutan untuk menggunakan Artificial Intelligence (AI),” ATRABIS: Jurnal Administrasi Bisnis, 10(1), pp. 151–161.
“RAN-Eliminasi-Kusta-2023-2027-1” (no date).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Tegar Wahyu Yudha Pratama, Sabran, Mas'ud Hermansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




