Pemberdayaan Kader dan Komunitas untuk Pendampingan Pasien Tuberkulosis melalui Pendekatan Video Supervised Therapy

Authors

  • Yelvi Levani Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Aswin Rosadi Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Sabda alam Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Nurhidayatullah Romadhon Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Adimas Setiawan Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Firaz Yazar Universitas Muhammadiyah Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.47134/comdev.v6i3.1851

Keywords:

Pendampingan, Tuberkulosis, Video Supervised Therapy, Aplikasi Tebas TB, Pemberdayaan Kader

Abstract

Tuberkulosis (TBC) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, dengan tantangan utama rendahnya kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hingga tuntas. Program ini bertujuan memberdayakan kader dan komunitas IKABAYA melalui pendampingan berbasis Video Supervised Therapy (VST) menggunakan aplikasi Tebas TB untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pasien. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui lima tahapan, yaitu persiapan, sosialisasi, pelatihan dan instalasi aplikasi, implementasi pendampingan digital, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kepatuhan minum obat dari 60% menjadi 90%, penurunan angka putus obat, serta efisiensi kerja kader karena mampu memantau lebih banyak pasien tanpa harus melakukan kunjungan rumah setiap hari. Pasien juga melaporkan peningkatan motivasi dan rasa percaya diri karena mendapat dukungan sosial dari keluarga dan komunitas. Pembahasan menekankan pentingnya kombinasi teknologi digital dengan pendampingan psikososial untuk memastikan keberhasilan pengobatan. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah pendampingan berbasis VST mampu meningkatkan kepatuhan pasien, memperkuat peran kader, dan menciptakan lingkungan sosial yang lebih mendukung kesembuhan, sehingga berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan kasus TBC yang tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Brown J, et al. Digital health interventions in tuberculosis care. BMJ Glob Health. 2020;5(6):e002833.

Chen X, et al. Digital adherence technologies for tuberculosis treatment. Lancet Digit Health. 2020;2(8):e411–20.

Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kemenkes RI; 2022.

Hidayat M, Lestari P. Pengaruh pendampingan kader terhadap kepatuhan pasien TB paru. J Promosi Kesehat Indones. 2020;15(1):45–54.

Hidayat, M. and Lestari, P. (2020). ‘Pengaruh pendampingan kader terhadap kepatuhan pasien TB paru’,

Hoa NB, et al. Community engagement in tuberculosis control. Int J Tuberc Lung Dis. 2019;23(5):557–63.

Hoa NB, et al. Social support and tuberculosis treatment adherence. Health Policy Plan. 2020;35(4):420–8.

Iribarren SJ, et al. Mobile health interventions for tuberculosis adherence. J Clin Tuberc. 2017;7:5–12.

Jakubowiak WM, et al. Video-based adherence monitoring in tuberculosis treatment. Clin Infect Dis. 2018;67(6):915–22.

Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15(1), pp. 45–54.

Jurnal Teknologi Kesehatan, 9(3), pp. 220–228.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis. Jakarta: Ditjen P2P; 2023.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Pedoman Nasional Pengendalian Tuberkulosis. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.

Kumparan. (2025). ‘Digitalisasi pendampingan pasien TBC: Upaya menurunkan angka putus obat’.

Kumparan. Digitalisasi pendampingan pasien TBC: Upaya menurunkan angka putus obat [Internet]. 2025 [cited 2025 Sep 20]. Available from: https://kumparan.com

Liu X, et al. Video observed therapy in tuberculosis care: A systematic review. BMC Public Health. 2021;21:1123.

Mahardika B, Anisa S. Inovasi aplikasi kesehatan berbasis mobile untuk pemantauan pengobatan pasien TBC. J Inov Teknol Kesehat. 2023;7(2):134–42.

Mahardika, B. and Anisa, S. (2023). ‘Inovasi aplikasi kesehatan berbasis mobile untuk pemantauan pengobatan pasien TBC’, Jurnal Inovasi Teknologi Kesehatan, 7(2), pp. 134–142.

Ng R, et al. Technology-enhanced tuberculosis adherence support. Digit Health. 2021;7:205520762110179.

Nglazi MD, et al. Digital adherence technologies for tuberculosis treatment. Cochrane Database Syst Rev. 2016.

Park J, et al. mHealth interventions for tuberculosis adherence: Evidence review. Front Public Health. 2021;9:664678.

Putri A, Nugroho A. Peran komunitas dalam eliminasi TBC: Studi kasus pendampingan berbasis kader. J Pengabdi Kesehat Masy. 2022;4(1):56–63.

Putri, A. and Nugroho, A. (2022). ‘Peran komunitas dalam eliminasi TBC: Studi kasus pendampingan berbasis kader’, Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 4(1), pp. 56–63.

Rahmawati I, Yuliani R. Analisis faktor sosial yang mempengaruhi kepatuhan pasien TBC terhadap pengobatan. J Epidemiol Kesehat Indones. 2021;5(2):77–85.

Rahmawati, I. and Yuliani, R. (2021). ‘Analisis faktor sosial yang mempengaruhi kepatuhan pasien TBC terhadap pengobatan’, Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 5(2), pp. 77–85.

Sari DA, Prasetyo RA. Pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis. J Kesehat Masy. 2021;16(2):101–10.

Sari, D. A. and Prasetyo, R. A. (2021). ‘Pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien tuberkulosis’, Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), pp. 101–110.

Sethi S, et al. Mobile health interventions for tuberculosis adherence: Systematic review. J Med Internet Res. 2020;22(9):e17973.

Story A, et al. Effectiveness of video observed therapy in tuberculosis care. Eur Respir J. 2019;53(3):1802341.

Subbaraman R, et al. Digital adherence monitoring for tuberculosis treatment. Glob Health Action. 2018;11(1):1481024.

Suryani N, Wibowo T. Pemanfaatan Video Observed Therapy (VOT) pada pasien tuberkulosis di era digital. J Teknol Kesehat. 2021;9(3):220–8.

Suryani, N. and Wibowo, T. (2021). ‘Pemanfaatan Video Observed Therapy (VOT) pada pasien tuberkulosis di era digital’,

Thomas BE, et al. Video observed therapy versus directly observed therapy for tuberculosis treatment. PLoS One. 2019;14(1):e0211282.

World Health Organization. (2022). Global Tuberculosis Report 2022. Geneva: World Health Organization.

World Health Organization. Global tuberculosis report 2022. Geneva: WHO; 2022.

Zahro’ F, Wahyuni S. Pendekatan partisipatif dalam intervensi kesehatan berbasis komunitas. J Pemberdayaan Masy. 2020;3(2):89–98.

Downloads

Published

03/12/2026

How to Cite

Levani, Y., Rosadi, A., alam, S., Romadhon, N., Setiawan, A., & Yazar, F. (2026). Pemberdayaan Kader dan Komunitas untuk Pendampingan Pasien Tuberkulosis melalui Pendekatan Video Supervised Therapy. Journal of Community Development, 6(3), 1–9. https://doi.org/10.47134/comdev.v6i3.1851

Issue

Section

Articles

Categories

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.