Pembelajaran Psikoedukasi Persiapan Pernikahan: Merencanakan Pernikahan yang Bahagia
DOI:
https://doi.org/10.47134/comdev.v6i1.1739Keywords:
Pembelajaran, Psikoedukasi, Pernikahan Bahagia, KesiapanAbstract
Psikoedukasi adalah proses pendidikan terstruktur yang menggabungkan penyampaian pengetahuan, pelatihan keterampilan, dan penguatan sikap untuk mencegah masalah sebelum berkembang ke arah yang tidak diinginkan atau meminimalisasi risiko. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta didik (taruni) mengenai kesiapan pernikahan, baik dari segi psikologis, finansial maupin fisik untuk merencanakan pernikahan yang bahagia. Psikoedukasi persiapan pernikahan: merencanakan pernikahan yang bahagia ini dilaksanakan penulis di Akademi Kepolisian Semarang dengan tujuan meningkatkan pemahaman peserta didik tentang persiapan pernikahan, baik dari segi psikologis, finansial maupun fisik. Metode yang digunakan adalah penyampaian materi secara interaktif dan diskusi aktif. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta didik terkait kesiapan menikah, terutama dalam mengidentifikasikan faktor yang perlu disiapkan sebelum menikah. Hal ini penting untuk meminimalisir dampak negatif yaitu perceraian yang makin marak terjadi. Kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi dalam upaya memberikan pemahaman merencanakan pernikahan bahagia di Indonesia.
Downloads
References
Abrori, M. (2024). Dampak Pernikahan Dini Terhadap Tingkat Perceraian. Samawa : Jurnal Hukum Keluarga Islam, 4(1). https://doi.org/https://doi.org/ 10.53948/samawa. v4i1.129
Afrizal, A., & Ajizah, S. N. (2023). The Role of Parents in the Age of Information Technology for Early Childhood. SPEKTRUM: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 7(4). https://doi.org/https://doi.org/10.24036/spektrumpls.v7i4.109262
Agustin, R., Yusanti, L., Novianti, N., Himalaya, D., & Purnama, Y. (2022). Gambaran Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Terhadap Risiko Pernikahan Dini Di SMK Negeri 3 Kota Bengkulu. Journal of Nursing Anf Public Health, 10(2). https://doi.org/https://doi.org/10.37676/jnph.v10i2.3128
Agustin, W.A.P., Anggari, R.S., & Haswita, H. (2023). Perilaku Seksual Pranikah pada Remaja sebagai Dampak Penggunaan Sosial Media. Jurnal Ilmiah Kesehatan Rustida, 10(2). https://doi.org/https://doi.org/10.55500/jikr.v10i2.182W
Amin, N.A., Fitri A.U., & Kas, S. R. (2025). Edukasi Kesehatan Reproduksi untuk Cegah Pernikahan Dini dan Kehamilan Tidak Terencana Masyarakat Pesisir di Kabupaten Bulukumba. Pengabdian Kesehatan Pesisir Dan Pertambangan. https://doi.org/https://doi.org/10.54883/ry2e5m09
Anorawi, R., & Zaky, M. (2024). Tinjauan Kriminilogi Budaya dalam Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga Sebagai Akibat dari Pernikahan Dini di DesaX Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Manajemen Pendidikan & Ilmu Sosial, 5(3). https://doi.org/https://doi.org/10.38035/jmpis.v5i3.1977
Anzari, P.P., & Fitri, R. (2024). Empowering Womens Through Community Mobilization to Prevent Early Marriage. KnE Social Sciences, 9(23). https://doi.org/https://doi.org/10.18502/kss.v9i23.16710
Aryasvini, N.K.A.D., & Setiawan, J. L. (2020). Peran resolusi konflik dan ekspresivitas emosi terhadap kepuasan pernikahan pada masa awal pernikahan. Jurnal Riset Konseling Dan Pendidikan, 6(2), 90–101. https://doi.org/https://doi.org/10.31100/jurkam.v6i2.2020
Ayuanda, L.N., Kusuma, N.I., & Budiman, A. A. (2024). Pre-marital education (pme) program for marriage readiness and stunting prevention to women of childbearing age. Malahayati International Journal of Nursing and Health Science, 6(7). https://doi.org/https://doi.org/10.33024/minh.v6i7.13178
BPS. (2024). Angka kasus perceraian tahun 2023 di Indonesia.
Brown, N. W. (2003). Psychoeducational Group: Prosess and Practice (2nded).
Carr, D., Freedman , V.A., Cornman, J.C., & Schwarz, N. (2014). Happy marriage, happy life?marital quality and subjective wellbeing in later life. Wiley. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/jomf.12133
Destriana, M., Aisha, D., & Rohayati, N. (2024). Kesiapan pada pengguna aplikasi kencan online: Studi kuantitatif deskriptif. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan, 5(2), 392–399. https://doi.org/https://doi.org/10.51849/j-p3k.v5i2.327
Dewi, F.T., Hazim, H.,& Fatmawati, Z. N. (2025). Efektivitas Psikoedukasi berbasis pendidikan karakter untuk mengurangi kasus bullying pada remaja. G-Couns: Jurnal Bimbingan & Konseling, 9(3), 1672–1683. https://doi.org/https://doi.org/10.31316/g-coun.v9i3.7566
Donker, T., Batterham, P.J., Warmerdam, L., Bennet, K., Bennet, A., Cuijpers, P., & Christensen, H. (2023). Psychoeducation for couple: A systematic review and meta-analysis. Journal of Clinical Psychology, 79(4), 567–584. https://doi.org/https://doi.org/10.1002/jclp.23567
Elfani, A.H., & Muarifah, A. (2022). Regulasi Emosi Pasangan Pernikahan Dini Akibat Kehamilan yang Tidak Diinginkan di Kec Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Psikoborneo, 10(2). https://doi.org/https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v10i2. 7561
Erwanto, V., As-Suvi, A.Q., Al-Abroh, M.N.K. & Utari, N. (2024). Rekonstruksi Pendidikan John Dewey Sebagai Basis Sosialisasi Dampak Pernikahan Dini Bagi Remaja: Pengalaman Dari Kabupaten Malang. Humanism: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.30651/hm.v5i2.21998
Fauzia, N., Septiani, N., & Addzakiroh, N. D. (2023). Efektivitas Pelatihan Regulasi Emosi Terhadap Kepuasan Pernikahan Dewasa: Literature Review. Jurnal Psikologi, 1(2), 876. https://doi.org/https://doi.org/10.28926/pyschoaksara.v1i2.876
Fincham, F. D., & Rogge, R. D. (2024). Premarital education and marital outcomes: A meta-analytic review. Journal of Family Psychology, 38(2), 211–225. https://doi.org/https://doi.org/10.1037/fam0001562
Firdaus, M., & Setyowati, R, N. (2021). Pernikahan Dini Akibat Pemalsuan Umur Studi Kasus Di Desa Pangelen Kec. Sampang Kab. Sampang. Kajian Moral Dan Kewarganegaraan, 10. https://doi.org/https://doi.org/10.26740/kmkn.v10n3.p698-712
Fitria, F., Ashari A., & Mario, M. (2023). Dampak Pernikahan Di Bawah Umur Terhadap Kesejahteraan Rumah Tangga di Lingkungan Cilallang Kelurahan Pangali-ali Kabupaten Majene. Jurnal Sosialisasi Jurnal Hasil Pemikiran Penelitian Dan Pengembangan Keilmuan Sosiologi Pendidikan, 1(1). https://doi.org/https://doi.org/10.26858/sosialisasi.v1i1.39351
Fitria, M., Laksono, A., Syahri, I.M., Wulandari, R., Matahari, R., & Astuti, Y. (2024). Education role in early marriage prevention: evidence from indonesias rural areas. BMC Public Health. https://doi.org/https://doi.org/10.1186/s12889-024-20775-4
Fitriani, N.D., Etrawati, F., Fajar, N., & Aurasyiddin, J. K. (2024). Evaluasi Dampak Sosial dan Psikologis Pada Pernikahan Dini. Health Information : Jurnal Penelitian, 16(3). https://doi.org/https://doi.org/10.36990/hijp.v16i3.1605
Ginartha, N., & Setiawan, J. . (2023). Peran resolusi konflik dan pemaafan terhadap kepuasan pernikahan pasangan menikah periode awal. Jurnal Riset Konseling Dan Pendidikan, 6(2), 113–124. https://doi.org/https://doi.org/10.31100/jurkam.v6i2.2023
Graldine, D., & Colbert, F. (2012). Sustainable Developmental and Cultural Policy: do They Make A Happy Marriage? Frontiers Media, 2, article-1. https://doi.org/https://doi.org/10.3389/ejcmp.2023.v2iss1-article-1
Gunawan, S.O., & Bahri, S. (2023). Impacts of Early Childhood Marriage in Indonesia Viewed from Child Protection Laws Perspectives. El-Usrah: Jurnal Hukum Keluarga, 6(2). https://doi.org/https://doi.org/ 10.22373/ujhk.v6i2.20262
Halawa, N., & Lase, F. (2024). Dampak Pernikahan Dini Pada Masa Remaja Awal. Journal of Literature Language and Academic Studies, 3(02). https://doi.org/https://doi.org/10.56855/jllans.v3i02.1175
Hapsari, I.I., Issom, F.I., Ramadhany, V. (2023). Psikoedukasi Manajemen Stres Pengasuhan Pada Ibu Di Masa Pandemi Di Desa Pasirtanjung. Jendela Akademika: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 1–6.
Hariadi, H., Mahfuz, M., Nopiana, R., Saputra, E., Thuhir, M., Daniyantara, D., & Suryadi, L. E. (2023). Penerapan metode interaktif dalam meningkatkan keaktifan siswa pada pembelajaran penjaskes. Jurnal Porkes, 6(2), 837–853. https://doi.org/https://doi.org/10.29408/porkes.v6i2.23746
Hawkins, Alan J., C. & J. S. (2004). A Comprehensive Framework for Marriage Education. 5 No. 53, 547.
Hestina, N., & M. (2022). Pengaruh Perkawinan Di Bawah Umur Terhadap Tingkat Perceraian di Kabupaten Muara Bungo. Gema Manajemen, 3(2), 91–102.
Igbo, H.I., Grace, A. R., & Christiana, E. O. (2015). Relationship between duration of marriage, personality trait, gender and conflict resolution strategies of spouses. Procedia-Social and Behavioral Sciences, 190, 490–496.
Indrarwati, E.S., & Fauziah, N. (2012). Attachment dan penyesuaian diri dalam perkawinan. Jurnal Psikologi Universitas Deponegoro, 11(2), 103–113. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jpu.11.2.103-113
Iqbal. (2018). Psikologi Pernikahan.
Johnson, S.M., Greenman, P.S., & Milne, M. (2023). Emotionally focused premarital intervention: A longitudinal study of marital satisfactions. Journal of Marital and FamilyTherapy, 49(1), 85–101. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/jmft.12567
Kaffah, F., & Sutja, A. (2024). Dampak Perceraian Terhadap Moral Anak di desa koto dua kecamatan pesisir bukit kota sungai penuh. Civic Education Perspective Journal, 4(2). https://doi.org/https://doi.org/10.22437/cepj.v4i2.23822
Kausar, S., Tassadaq, F., Aslam, S., Shahbaz, T., & Zafar, N. (2024). Trust, romantic love and marital satisfaction in love and arranged marriage couples. Applied Psychology Review, 3(2), 122–138. https://doi.org/https://doi.org/10.32350/apr.32.07
Koranne, P., & Wahane, A. R. (2014). Pregnancy in Adolescence: Is It Really A Concern? JEMDS. https://doi.org/https://doi.org/10.14260/JEMDS/2014/2952
Larson, J.H., Vatter, S., & Holman, T. B. (2024). Premarital education : Emerging evidance for digital psychoeducational interventions. Family Process, 63(3), 445–462. https://doi.org/https://doi.org/10.1111/famp.12893
Lestari, M., Hafizha, L., Alfiana, T.H., & Ramandhanti, W. O. S. G. (2025). Eksplorasi Kesiapan Pernikahan Mahasiswa Ditinjau Dari Aspek Perkembangan. Teraputik:Jurnal Bimbingan Dan Konseling. https://doi.org/https://doi.org/10.26539/teraputik.833545
Maemunah, M., & H. H. (2021). Dampak-damapk Terjadinya Perkawinan Anak Di Era Pandemi Covid-19. CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan, 9(2). https://doi.org/https://doi.org/10.31764/civicus.v9i2.8023
Malau, O., Simamora, M.R., Hulu, F.S.W., Sagala, J., & Lase, W. A. (2023). Mempersiapkan Pernikahan Kristen yang Harmonis melalui Panduan Konseling Pranikah. Jurnal Teruna Bhakti, 5(2), 760. https://doi.org/https://doi.org/ 10.47131/jtb.v5i2.760
Mayangsari, W., Prasetyo, F. A., & Wulandari, K. (2022). Otonomi Perempuan Dalam Mengambil Keputusan Menikah Kembali Pasca Perceraian Akibat Pernikahan Dini. Journal of Urban Sociology, 2022, 5(1). https://doi.org/https//doi.org/10.30742/jus.v5i1.2062
Mtt, K., & Uusiautti, S. (2012). Seven rules on having a happy marriage a long with work. SAGE Publishing. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/1066480712448997
Muslikah, Sugiarto, DYP., Sugiyo, Sutoyo, A. (2022). Psikoedukasi Kelompok dengan Peer Support untuk Meningkatkan Career Adaptability Santri di Pesantren. Prosiding Seminar Nasional Pascasarjana, 5(1). https://doi.org/http://pps.unnes.ac.id/progdi/prosiding-pascasarjana-unnes ISSN 26866404
Nieves, M., & Alvarez, A. (2024). Dating applications versus meeting face to face: What is better for relationship quality? Social Sciences, 13(10), 541. https://doi.org/https://doi.org/10.3390/socsc13100541
Nuriantika, N., & Afriani, M. (2022). Dinamika Stress dan Strategi Penyelesaian Remaja Wanita yang Memutuskan Menikah Dini di Desa Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Persepsi Psikologi, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.33085/persepsi.v5i2.5430
Peraturan Kapolri No.6. (2018). Perkawinan, Perceraian dan Rujuk bagi anggota Polri.
Permatasari, T., & Astana, A. C. (2025). The Millennial Fathers’Role in Parenting between Tradition and Equality. Academia Open, 10(2). https://doi.org/https://doi.org/10.21070/acopen.10.2025.11552
Potter, D., & Yao, M. Z. (2023). The online dating effect: Where a couple meets predicts the quality of the marriage. Computers in Human Behavior, 150, 107069. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.chb.2023.107069
Prasastia, M.P., & Haryanto, B. (2023). Peran Guru PAI Dalam Program Bimbingan dan Konseling Perkembangan. G-Couns: Jurnal Bimbingan & Konseling, 8(01), 109–117. https://doi.org/https://doi.org/10.31316/gcouns.v8i01.5069
Putri, Z.P.N., & Laeli, S. (2024). Empowering communities through psychoeducational outeach to support elementary students academic succes. Jurnal Karya Abadi Masyarakat, 8(1), 11–18. https://doi.org/https://doi.org/10.22437/jkam.v8i1.33913
Rahman, F., Hayati, I.R., Mariah, K., & Sabrini, A. (2023). Psychological Well Being Perempuan Yang Menikah Mencapai Kesejahteraan Psikologis Melalui Pernikahan. Journal of Islamic Education Guidance and Counselling, 4(2), 272. https://doi.org/https://doi.org/10.51875/jiegc.v4i2.272
Ramadhan, M.S.F., & Syarafuddin, M. (2025). Tradisi Ben Ghiben Dalam Perspektif Hukum Islam dan Pengaruhnya Terhadap Minat Menikah Di Bondowoso. Qadauna, 6(2). https://doi.org/https://doi.org/10.24252/gadauda.v6i2.52496
Ririn, N.A., Arsyad, M., & Supiyah, R. (2024). Dampak Psikososial Pada Istri Akibat Pernikahan Dini (Studi Di Desa Awiu Kec. Aere Kabupaten Kolaka Timur. Welvaart, 4(2). https://doi.org/https://doi.org/10.52423/welvaart.v4i2.43372
Robles, T. F. (2014). Marital Quality and Health. SAGE Publishing. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/0963721414549043
Sabrina, A., Susilowati, E., Nainggolan, A. (2023). Pola Asuh Keluarga yang Memiliki Anak Menikah Dini Di Desa Legok Kecamatan Lohbener Kabupaten Indramayu. Jurnal Ilmiah Perlindungan Dan Pemberdayaan Sosial (Lindayasos), 5(2). https://doi.org/https:// doi.org/10.31595/lindayasos.v5i2.1066
Saidiyah, S., & Julianto, V. (2017). Problem pernikahan dan strategi penyelesaiannya: studi kasus pada pasangan suami istri dengan usia perkawinan di bawah sepuluh tahun. Diponegoro University, 124–133. https://doi.org/https://doi.org/10.14710/jpu.15.2.124-133
Salma, A., Nabila, I., & Albab, M. B. U. (2024). Pencegahan Pernikahan Dini Melalui Psikoedukasi Pada Remaja Di SMA Negeri 2 Tanggul Kabupaten Jember. Pengabdian Indonesia, 1(2), 20–24. https://doi.org/https://doi.org/10.47134/jpi.v1i2.3005
Sarmin, S., & Setyowati, R. (2023). Dampak kesehatan dan sosial dari pernikahan usia dini pada perempuan di negara berkembang: A scoping review. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(2), 1020–1033. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jptam.v7i2.8065
Schlangen, M., & Schwarz, H. (2012). Effects of ligands, cluster size and charge state in gasphase catalysis: a happy marriage of experimental and computational studies. Springer Science+Business Media. https://doi.org/https://doi.org/ 10.1007/s10562-012-0892-3
Sekarayu, S.Y., & Nurwati, N. (2021). Dampak Pernikahan Usia Dini Terhadap Kesehatan Reproduksi. Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1). https://doi.org/https://doi.org/10.24198/jppm.v2i1.33436
Setiawan, S., Purnama, W., & Witdiawati, W. (2023). Pendidikan Kesehatan Pernikahan yang Baik Secara Biologis dan Psikologis : Tepat Bukan Cepat. Jurnal Kajian Budaya & Humaniora, 5(2). https://doi.org/https://doi.org/10.61296/jkbh.v5i2.157
Sintianingrum, S., Syamsuddin, S., & Baehaqi, B. (2024). Analisis Dispensasi Nikah Akibat Pernikahan Dini Dalam Perspektif Pemenuhan Hak Istri dan Anak (Studi Kasus Penetapan Nomor 22/PDT.P/2023/PA.SKH. Al Hukmu: Journal Islamic Law and Economics. https://doi.org/https://doi.org/10.54090/hukmu.375
Siregar, K.Z. B., Wahyuni, E., & Karlina, H. (2023). Literature review: Intervensiuntuk meningkatkan literasi kesehatan mental. Jurnal Konseling Indonesia, 5(1), 14–27. https://doi.org/https://doi.org/10.31316/jki.v5i1.6133
Solichan, A. (2023). Ratusan Remaja Blitar Menikah Dini Sepanjang 2022.
Syalis, E.R., &Nurwati, N. N. (2020). Analisis dampak pernikahan dini terhadap psikologis remaja. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 3(1), 29–39. https://doi.org/https://doi.org/10.24198/focus.v3i1.28192
Tavaloli, T., Kimiaee, S., & Mohammadian, H. A. (2022). The effectiveness of marriage enrichment training of time plan on improving marital intimacy and womwns psychological security. Practice in Clinical Psychology. https://doi.org/https://doi.org/ 10.32598/jpcp.10.3.857.1
Wahyuningtyas, I.N., & Nugroho, V. A. (2023). The Phenomenonof Child Marriage in Jepara and It’s Prevention Strategies. Kajogs, 1(1). https://doi.org/https://doi.org/ 10.34001/kajogs.v1i1.4812
Wang, S. (2024). The Impact of Early Marriage & Childbearing in Rural Areas on Womens Status in Society. Journal of Education, Humanities and Social Sciences. https://doi.org/https://doi.org/10.54097/dy7cf122
Ward, J. (2025). Technology, relationship, and well-being: An overview of the field. Journal of Social and Personal Relationships, 42(2), 273–289. https://doi.org/https://doi.org/10.1177/02654075241236986
WHO. (2023). Strengthening family wellbeing and premarital counseling Global policy guidance. https://doi.org/https://doi.org/10.1037/fam0001543
Widhyastuti C., Putri, P.S., & Limin, D. S. (2024). Efektivitas Psikoedukasi Bersiaga Menurunkan Tingkat Fear of Commitment pada Dewasa Awal. Jurnal Ilmiah Psikologi, 6(2). https://doi.org/https://doi.org/10.37278/jipsi.v6i2.1014
Wilis, A.P.L., Satiadarma, M.P., & R. (2025). Kesiapan Generasi Milenial: Peran Persepsi Menikah dan Dukungan Sosial. Psyche 165 Journal, 18(2), 171–177. https://doi.org/https://doi.org/10.35134/jpsy165.v18i2.533
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nunik Pujiart, Mungin Eddy Wibowo, Awalya, Muslika

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




