Optimalisasi E-Learning dalam Pembelajaran Kewarganegaraan Di Era Digital

Authors

  • Dea Ana Tasya Universitas Muhammadiyah Riau
  • Riski Maulana Akbar Universitas Muhammadiyah Riau
  • Diaz Sari Universitas Muhammadiyah Riau
  • M. Reyan Irfanda Universitas Muhammadiyah Riau

DOI:

https://doi.org/10.47134/comdev.v6i2.1829

Keywords:

E-Learning, Pendidikan Kewarganegaraan, Pembelajaran Daring, Interaksi Digital, Kewarganegaraan Digital

Abstract

Penelitian ini mengkaji penerapan E-learning dalam mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PPKn) di Universitas Muhammadiyah Riau dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil menunjukkan bahwa E-learning memberikan kemudahan akses dan fleksibilitas, namun masih dihadapkan pada tantangan seperti terbatasnya interaksi, rendahnya motivasi belajar, dan kendala teknis. Efektivitas pembelajaran daring ditentukan oleh interaksi yang berkualitas, desain materi yang kontekstual, serta keterlibatan aktif dosen dan mahasiswa. Berdasarkan teori Difusi Inovasi, Komunikasi Instruksional, dan Uses and Gratification, E-learning berpotensi mendukung pembentukan karakter kewarganegaraan digital yang kritis dan bertanggung jawab jika diterapkan secara adaptif dan partisipatif. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan strategi E-learning yang lebih relevan dan interaktif dalam pengajaran PPKn. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa optimalisasi E-learning dalam pembelajaran PPKn tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian materi, tetapi juga sebagai media strategis dalam membangun kualitas interaksi pembelajaran dan internalisasi nilai-nilai kewarganegaraan. Oleh karena itu, penerapan E-learning perlu dirancang secara sistematis, komunikatif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa agar mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran serta mendukung pembentukan karakter kewarganegaraan digital yang kritis, etis, dan bertanggung jawab di era digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abaricia, J., & Delos Santos, M. (2023). Adaptive learning and participation in online citizenship education. arXiv. https://arxiv.org/abs/2303.01234

Aini, Q., & Nugroho, R. (2021). E-learning sebagai ekosistem digital pembelajaran. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 8(1), 33–42. https://journal.uny.ac.id/index.php/jitp/article/view/39723

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). Rineka Cipta.

Bates, T. (2019). Teaching in a Digital Age: Guidelines for designing teaching and learning. Tony Bates Associates Ltd.

Blumer, H. (1969). Symbolic interactionism: Perspective and method. Prentice-Hall.

Creswell, J. W. (2014). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (4th ed.). SAGE Publications.

Denzin, N. K., & Lincoln, Y. S. (Eds.). (2018). The SAGE handbook of qualitative research (5th ed.). SAGE Publications.

Flick, U. (2018). An introduction to qualitative research (6th ed.). SAGE Publications.

Garrison, D. R. (2011). E-Learning in the 21st Century: A Framework for Research and Practice (2nd ed.). Routledge.

Hadi, F., & Wibowo, S. (2023). Dampak Infrastruktur E-Learning Terhadap Kualitas Pembelajaran Jarak Jauh. Jurnal Teknologi Informasi Pendidikan, 15(3), 88–102.

Hartanto, A. (2020). Strategi pembelajaran nilai kewarganegaraan di era digital. Jurnal Pendidikan Karakter, 10(3), 289–300. https://doi.org/10.21831/jpk.v10i3.36429

Irianto, A. (2018). Pendidikan Karakter dan Etika Digital dalam Kurikulum Sekolah. Jurnal Pendidikan Kontemporer, 4(3), 88–105.

Kamarga, H. (2002). E-learning: Konsep dan Implementasi. Jakarta: Gramedia.

Katz, E., Blumler, J. G., & Gurevitch, M. (1974). Uses and gratifications research. The Public Opinion Quarterly, 37(4), 509–523. https://doi.org/10.1086/268109

Kvale, S. (2007). Doing interviews. SAGE Publications.

Lincoln, Y. S., & Guba, E. G. (1985). Naturalistic inquiry. SAGE Publications.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Myers, S. A. (2008). Instructional communication: The role of communication in the teaching and learning process. Pearson.

Picciano, A. G. (2017). Online education: Foundations, planning, and practice (2nd ed.). Routledge.

Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press.

Saffudin, A. (2021). Pemanfaatan Moodle dalam pembelajaran kewarganegaraan di SMA. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 11(2), 123–130.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sutrisno, A., & Andriyani, R. (2023). Inovasi pedagogi kewarganegaraan berbasis LMS. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan, 21(2), 145–156. https://journal.uny.ac.id/index.php/civics/article/view/55981

UAD. (2022). Optimalisasi media sosial dalam pembelajaran PPKn. Laporan Penelitian Universitas Ahmad Dahlan. (tidak tersedia online)

UNESCO. (2020). COVID-19 educational disruption and response. Diakses dari https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000373711

Widiyanto, A., & Istiqomah, S. (2022). ELITA: Pengembangan platform multimedia untuk PPKn. Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(1), 59–67.

Wijaya, S., & Santoso, H. (2022). Penggunaan Video Interaktif untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Kebangsaan. Jurnal Media Pembelajaran, 10(2), 55–70.

Downloads

Published

12/20/2025

How to Cite

Dea Ana Tasya, Riski Maulana Akbar, Diaz Sari, & M. Reyan Irfanda. (2025). Optimalisasi E-Learning dalam Pembelajaran Kewarganegaraan Di Era Digital . Journal of Community Development, 6(2), 928–937. https://doi.org/10.47134/comdev.v6i2.1829

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.