Pemberdayaan Masyarakat Melalui Diversifikasi Olahan Ikan Patin untuk Pencegahan Stunting

Authors

  • Nadya Grestyana Universitas Palangka Raya
  • Gradila Apriani Universitas Palangka Raya
  • Subhan Ilham Thareq Universitas Palangka Raya
  • Iin Aprillina Universitas Palangka Raya
  • Vivi Friskila Angela Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.47134/comdev.v6i3.1902

Keywords:

Diversifikasi Pangan , Ikan Patin, Gizi Anak, Stunting

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Provinsi Kalimantan Tengah yang berdasarkan SSGI 2024 berada pada angka 22,1%, melebihi ambang batas WHO sebesar 20%. Kota Palangka Raya mencatat prevalensi stunting sebesar 19,1% dengan Kelurahan Pahandut sebagai salah satu penyumbang kasus tertinggi. Salah satu penyebab stunting adalah rendahnya konsumsi protein hewani pada anak, meskipun wilayah tersebut memiliki potensi sumber protein lokal yang melimpah seperti ikan patin. Program pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi gizi keluarga, meningkatkan konsumsi ikan, serta memberikan keterampilan diversifikasi olahan ikan yang lebih variatif, higienis, dan ramah anak, terutama di wilayah RT 01 Pelabuhan Rambang. Kegiatan dilakukan melalui tiga tahapan utama: edukasi gizi keluarga, sosialisasi manfaat ikan bagi pertumbuhan anak, dan pelatihan pengolahan pangan berbahan dasar ikan patin dalam bentuk dimsum dan nugget. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, demonstrasi langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Peserta pelatihan terdiri dari 20 ibu rumah tangga dengan rentang usia produktif dan tingkat pendidikan dasar-menengah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan gizi pada peserta sebesar 85% dan peningkatan keterampilan dalam mengolah ikan patin menjadi makanan kekinian yang lebih disukai anak. Respons masyarakat sangat positif, termasuk munculnya minat untuk mengembangkan produk olahan ikan sebagai peluang usaha rumah tangga. Program ini terbukti meningkatkan kesadaran gizi, mendorong pemanfaatan potensi lokal, dan memperkuat kemampuan keluarga dalam menyediakan makanan bergizi sebagai upaya mencegah stunting secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amaliyah, E. (2020). Effectiveness of Health Education and Nutrition Rehabilitation Toward Community Empowerment for Children Aged Less Than 5 Years with Stunting: A Quasi-Experimental Design. Jurnal Ners, 15(2), 173-177, ISSN 1858-3598, https://doi.org/10.20473/jn.v15i2.19494

Ariyanti, D., & Nisa, H. (2021). Edukasi gizi berbasis keluarga dalam pencegahan stunting pada balita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 13(2), 87–97. https://doi.org/10.20473/jgk.v13i2.2021.87-97

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2024). Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2024. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. https://www.badankebijakan.kemkes.go.id/survei-status-gizi-indonesia-ssgi-2024/

Handayani, S., Putra, A., & Rahmawati, N. (2021). Konsumsi ikan sebagai strategi peningkatan status gizi anak di wilayah pesisir. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 16(1), 45–54. https://doi.org/10.21109/kesmas.v16i1.4587

Hatimah, I. (2021). Community Empowerment Synergy Model based on Parenting Programs in Reducing Numbers of Stunting in Cirebon Regency. International Journal of Early Childhood Special Education, 13(2), 1130-1137, ISSN 1308-5581, https://doi.org/10.9756/INT-JECSE/V13I2.211158

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Pedoman nasional percepatan penurunan stunting. https://kemkes.go.id/id/pnpk-2022---tata-laksana-stunting

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Strategi nasional percepatan penurunan stunting 2021–2024. Kemenkes RI.

Kurniawan, A., & Lestari, S. (2021). Diversifikasi pangan berbasis ikan sebagai upaya peningkatan konsumsi protein anak. Jurnal Pangan dan Gizi, 10(3), 201–210. https://doi.org/10.26714/jpg.10.3.2021.201-210

Mukmin, H. (2025). Islamic Community Empowerment Through The Da’wah Movement To Improve Adolescent Girls’ Compliance With Iron Supplements For Stunting Prevention In Madrasahs And Public Schools. Jurnal Pendidikan Islam, 11(2), 245-261, ISSN 2355-4339, https://doi.org/10.15575/jpi.v11i2.48954

Pemerintah Kota Palangka Raya. (2023). Peraturan Wali Kota Palangka Raya Nomor 41 Tahun 2023 tentang Percepatan Penurunan Stunting di Kota Palangka Raya. Pemerintah Kota Palangka Raya.

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting, Perpres No. 72 Tahun 2021 (2021). https://peraturan.bpk.go.id/Details/174964/perpres-no-72-tahun-2021

Putri, R. M., & Suryani, D. (2023). Edukasi gizi dan praktik pengolahan pangan lokal untuk pencegahan stunting. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 5(1), 41–50. https://doi.org/10.33023/jpkm.v5i1.1934

Rahmawati, D., Nugroho, A., & Lestari, P. (2024). Intervensi gizi sensitif berbasis komunitas dalam pencegahan stunting. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 18(1), 23–33. https://doi.org/10.24893/jkma.18.1.23-33

Sari, L. P., & Utami, W. (2022). Diversifikasi olahan ikan berbasis pangan lokal untuk peningkatan gizi keluarga. Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Madani, 6(2), 156–167. https://doi.org/10.21009/jpmm.062.04

Saroinsong, F.B. (2021). Utilization of Home Gardens as a Community Empowerment-Based Edible Landscape to Combat Stunting. Iop Conference Series Earth and Environmental Science, 940(1), ISSN 1755-1307, https://doi.org/10.1088/1755-1315/940/1/012093

Sihite, R., & Simanjuntak, M. (2022). Pemanfaatan pangan lokal berbasis ikan dalam mendukung ketahanan gizi keluarga. Jurnal Gizi Indonesia, 11(2), 112–121. https://doi.org/10.14710/jgi.11.2.112-121

Suharto, A. (2026). Community Empowerment for Stunting Prevention: A Quasi-Experimental Study in Indonesia. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 9(2), 327-336, ISSN 2597-6052, https://doi.org/10.56338/mppki.v9i2.8952

Sunarti, E., & Hidayati, L. (2021). Peran ibu dalam pemenuhan gizi anak dan pencegahan stunting berbasis keluarga. Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen, 14(1), 1–10. https://doi.org/10.24156/jikk.2021.14.1.1

Suranny, L.E. (2021). Mapping of Community Empowerment in Prevention Stunting in Kabupaten Wonogiri through "sego Sak Ceting". Iop Conference Series Earth and Environmental Science, 887(1), ISSN 1755-1307, https://doi.org/10.1088/1755-1315/887/1/012035

Widyastuti, R., & Pratiwi, D. A. (2022). Pengaruh edukasi gizi terhadap peningkatan pengetahuan ibu dalam pencegahan stunting. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 17(3), 189–198. https://doi.org/10.14710/jpki.17.3.189-198

Yuliana, E., & Prasetyo, B. (2023). Pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pangan lokal untuk percepatan penurunan stunting. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas), 8(2), 155–164. https://doi.org/10.32502/abdimas.v8i2.5124

Downloads

Published

03/05/2026

How to Cite

Grestyana, N., Apriani, G., Thareq, S., Aprillina, I., & Angela, V. (2026). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Diversifikasi Olahan Ikan Patin untuk Pencegahan Stunting. Journal of Community Development, 6(3), 1317–1327. https://doi.org/10.47134/comdev.v6i3.1902

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.